Posts

Analisis Novel Emma

Image
Memahami Emma Diterjemahkan dari Sparknotes   TEMA Pernikahan dan Status Sosial Cerita Emma dibangun dalam banyaknya peristiwa pernikahan yang baru saja diselenggarakan atau akan segera diselenggarakan, dan dalam setiap kasus pernikahan, pasangan menunjukkan status sosial tamu yang hadir. Di jaman Austen, status sosial dtentukan oleh kombinasi antara latar belakang keluarga, reputasi, dan kekayaan- pernikahan dalam salah satu   cara paling umum untuk menaikkan status sosial seseorang. metode peningkatan sosial ini sangat penting bagi wanita, karena mereka tidak memiliki kesempatan lain untuk meningkatkan status sosialnya melalui cara lain, seperti bekerja keras atau pencapaian personal mereka. Namun, novel ini juga memperingatkan bahwa menikahi seseorang dengan status sosial yang jauh berbeda dapat menyebabkan perselisishan. Pernikahan pertama Mr. Weston dengan Ms Churchill tampak merupakan langkah yang baik baginya, karena Ms. Churchill berasala dati keluarga kay...

Analisis Novel Mansfield Park

Image
  Memahami Mansfield Park Diterjemahkan dari Sparknotes Analysis Mansfield Park bisa dikatakan adalah novel sangat rumit, bahkan mengikuti standar Jane Austen, yang kerap menciptakan karakter dan situasi kompleks yang tidak biasa dalam novel-novelnya. Seperti tulisan Austen lainnya, novel ini berkisah tentang seorang wanita muda yang berusaha menemukan tempatnya dalam tatanan sosial masyarakat. Fanny berasal dari keluarga miskin tetapi dibesarkan oleh bibi dan pamannya yang kaya. Dia adalah gambaran anak yatim di novel Victoria Akhir yang berpisah dengan orang tuanya, yang tidak menentukan status sosialnya. Seperti tokoh utama perempuan Austen lainnya, Fanny akan, kurang lebih, menentukan statusnya dengan menikah. Karena wanita tidak bisa bekerja, pernikahan adalah satu-satunya cara, pada abad kesembilan belas, untuk naik turun tangga sosial. Ibu Fanny telah berada di status sosial bawah karena pernikahannya dengan seorang pelaut yang ternyata pemabuk; bibinya Lady Bertram dan...

Analisis Novel Sense and Sensibility

Image
Memahami Sense and Sensibility Diterjemahkan dari Sparknotes ANALISIS DAN TEMA Dikotomi antara ‘sense’ atau indera dan ‘sensibility’ atau sensibilitas adalah salah satu bahan analisis yan paling sering dilakukan terhadap novel ini. Perbedaan ini paling jelas ditunjukkan oleh dua karakter utama dalam novel, Elinor dan Marianne Dashwood. Dari dikotomi dari sisi psikologi ini, Elinor, sang kakak perempuan, mewakili kualitas “sense”: rasional, pengendalian diri, tanggung jawab sosial, dan kepedulian akan kesejahteraan orang lain. Sebaliknya, Marianne, adik perempuannya, mewakili kualitas “sensibility”: emosional, spontanitas, impulsif, dan sikap abai. Sementara Elinor menyembunyikan perasaannya pada Edward Ferrars, Marianne justru secara blak-blakan tanpa malu-malu menyatakan rasa sukannya kepada John Willoughby. Sikap berbeda terhadap pria yang mereka cintai, dan cara mengekpresikan cinta itu, mencerminkan temperamen mereka yang berlawanan. Dikotomi antara “sense”dan “sensibility” i...

Analysis Novel The Great Gatsby

Image
"Kamu bisa membeli uang tapi tidak dengan kelas dan status sosial"   MEMAHAMI THE GREAT GATSBY Diterjemahkan dari Sparknotes TEMA Tergerusnya Impian Amerika pada Tahun 1920-an Di permukaan teks, The Great Gatsby adalah tentang kegagalan kisah cinta seorang pria dan seorang wanita. Namun, tema utama novel mencakup lebih besar dari hal romansa tersebut. Maskipun kejadian dalam novel terjadi hanya dalam beberapa bulan selama musim panas tahun 1922 dan bertempat hanya sebatas wilayah Long Island, New York, The Great Gatsby adalah simbol meditasi bagi masyarakat Amerika sepanjang tahun 1920an, khususnya mengenai disintegrasi impian Amerika di era kemakmuran dan kelebihan kekayaan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Fitzgerald menggambarkan tahun 1920an sebagai era kemerosotan nilai-nilai sosial dan moral, yang dibuktikan dengan sinisme, keserakahan, dan pengejaran akan kesenangan yang hampa/ kegembiraan tak bermakna yang mengacu pada pesta-pesta dan musik jazz liar –...

Books & Me

Image
  My Reading Journey Where does my reading habit come from?  My mom was an avid reader. She always told us that she read whatever book was available in her school back then. So yeah, everything started from home. Mom also supported us with some books when we were kids. She bought us several books such as Abu Nawas, Stories of 25 Prophets, and Stories of Heaven and Hell. These books were my first experience in the world of literacy. Then, after I finished elementary school, they sent me to Parepare, where I entered a new world full of books. I really like my middle school library: the books collection, the atmosphere, and the librarian. Even though the library is relatively small, every time I stepped in there, I feel like entering a world without a barrier, a place to be explored without limits. In junior high school, I read encyclopedias, and classical Indonesian literature such as Siti Nurbaya, Salah Asuhan, and several other books. I'm grateful to have found this trea...

Analisis Novel To Kill A Mockingbird

Image
  Memahami To Kill A Mockingbird Diterjemahkan dari Sparknotes TEMA Koeksistensi Baik dan Jahat Tema paling menonjol dari To Kill A Mockingbird adalah ekplorasi novel tersebut akan sifat moral manusia – apakah orang pada dasarnya baik ataukah pada dasarnya jahat. Novel menyajikan masalah ini dengan mendramatisasi transisi Scout dan Jem dari perspektif kepolosan masa kanak-kanak, di mana mereka menganggap orang itu baik karena tidak pernah melihat kejahatan, ke perspektif yang lebih dewasa, di mana mereka telah menyaksikan adanya kejahatan dalam pemahaman mereka tentang dunia. Sebagai hasil dari penggambaran transisi dari sosok yang polos menjadi berpengalaman, salah satu subtema penting dalam buku ini yakni ancaman yang ditimbulkan oleh kebencian, prasangka, dan ketidaktahuan kepada orang yang tidak bersalah: orang-orang seperti Tom Robinson dan Boo Radley tidak siap menghadapi kejahatan yang mereka temui, dan, sebagai hasilnya, mereka pun dihancurkan. Bahkan Jem menjadi kor...

Membumikan Sastra

Image
Memahami Artikel Memahami Artikel Taking Lessons from Silent Spring: Using Environmental Literature for Climate Change Artikel Journal ini ditulis oleh Craig A. Meyer dari Department of Language and Literature, Texas A&M University-Kingsville. Artikel dimuat dalam Journal Literature 1: 2-13 tahun 2021. Dalam artikel ini Craig Mayer membedah buku berjudul Silent Spring yang ditulis oleh Rachel Carson. Ada empat poin diskusi dalam tulisannya. Pertama,  Mayer mendiskusikan tentang genre kreasi Carson yang menggabungkan antara sains, sastra, dan narasi. Dia menyebutnya sebagai genre science nonfiction literature atau terjemahan bebasnya kira-kira sastra nonfiksi ilmiah. Jadi di poin ini lebih banyak membahas masalah genre buku tersebut. Kedua, penulis menjelaskan konten tulisan Carson yang menyajikan fakta-fakta perihal perubahan iklim. Pengalaman dan pengetahuan Carson akan krisis iklim tersaji dalam poin ini. Silent Spring menyajikan data serupa laporan ilmiah, data yang ...